You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Tedunan
Logo Desa Tedunan
Desa Tedunan

Kec. Wedung, Kab. Demak, Provinsi Jawa Tengah

Maju, Mandiri, Sehat dan Sejahtera -- selengkapnya... Pemerintah Desa Tedunan Kecamatan Wedung Kabupaten Demak

KADER DIGITAL DESA TEDUNAN MENGIKUTI BIMTEK KADER DIGITAL DESA CERDAS FASE III

MUHAMMAD NUR SIHABUDDIN 13 Mei 2024 Dibaca 469 Kali
KADER DIGITAL DESA TEDUNAN MENGIKUTI BIMTEK KADER DIGITAL DESA CERDAS FASE III

Jum’at (3/05/2024) Kader Digital Desa Cerdas Desa Tedunan, M. Aufal Misyaq, Mengikuti Bimtek Kader Digital Desa Cerdas Fase III yang dilaksanakan di Jakarta. Ada sebanyak 15 orang kader digital desa cerdas dari kabupaten Demak yang mengkuti bimtek desa cerdas.

Bimtek tersebut dilaksanakan dalam rangka program Desa Cerdas (Smart Village) pada Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD), Pusat Pengembangan Daya Saing Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. Desa Cerdas sendiri merupakan program yang berupaya untuk mengakselerasi pembangunan desa dengan cara meningkatkan kecerdasan, kesejahteraan, dan keharmonisan masyarakat lokal.

Ada sebanyak 330 Kader Digital dari berbagai provinsi di Indonesia yang mengikuti bimtek di Hotel Mercure Jakarta Batavia, diantaranya adalah Provinsi Aceh (Aceh), Bengkulu (Bengkulu), Riau (Riau), Nusa Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Jawa Barat (Jabar) Jawa Tengah (Jateng), Kalimantan Timur (Kaltim), Sulawesi Utara (Sulut), Sulawesi Selatan (Sulsel), Dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kegiatan bimbingan teknis kader digital desa cerdas tersebut berlangsung selama 10 hari, dimulai dari hari Jum’at (3/05/2024) hingga Minggu (12/05/2024). Bimbingan teknis kader digital tersebut bertempat di Hotel Mercure Jakarta Batavia Jl. Kali Besar Barat No.44 46, Roa Malaka, Kec. Tambora, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11230

Desa Cerdas atau Smart village adalah pembangunan desa yang berbasis penerapan teknologi tepat guna. Dengan penerapan teknologi ini diharapkan desa bisa melakukan berbagai capaian terobosan sehingga memenuhi kualifikasi untuk masuk kategori Desa Mandiri

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBD 2026 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 382.156.134,00 Rp 2.125.514.737,00
17.98%
Belanja
Rp 241.996.320,00 Rp 2.132.163.468,00
11.35%
Pembiayaan
Rp 194.498.731,00 Rp 6.648.731,00
2925.35%

APBD 2026 Pendapatan

Hasil Usaha Desa
Rp 3.066.934,00 Rp 19.350.000,00
15.85%
Hasil Aset Desa
Rp 0,00 Rp 252.000.000,00
0%
Dana Desa
Rp 224.073.600,00 Rp 373.456.000,00
60%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 0,00 Rp 95.646.737,00
0%
Alokasi Dana Desa
Rp 142.698.600,00 Rp 335.182.000,00
42.57%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp 0,00 Rp 70.500.000,00
0%
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota
Rp 12.317.000,00 Rp 978.180.000,00
1.26%
Bunga Bank
Rp 0,00 Rp 1.200.000,00
0%

APBD 2026 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 188.796.320,00 Rp 602.009.708,00
31.36%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 28.000.000,00 Rp 1.271.956.000,00
2.2%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Rp 4.400.000,00 Rp 125.800.000,00
3.5%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa
Rp 10.000.000,00 Rp 98.700.000,00
10.13%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 10.800.000,00 Rp 33.697.760,00
32.05%