You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Tedunan
Logo Desa Tedunan
Desa Tedunan

Kec. Wedung, Kab. Demak, Provinsi Jawa Tengah

Maju, Mandiri, Sehat dan Sejahtera -- selengkapnya... Pemerintah Desa Tedunan Kecamatan Wedung Kabupaten Demak

Sosialisasi BRIGADIR Pangan Petani Milenial Desa Tedunan

M. AUFAL MISYAQ 12 Juni 2025 Dibaca 886 Kali
Sosialisasi BRIGADIR Pangan Petani Milenial Desa Tedunan

Tedunan, 12 Juni 2025 – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional serta mendorong partisipasi generasi muda dalam sektor pertanian, kegiatan Sosialisasi BRIGADIR Pangan Petani Milenial dilaksanakan pada hari Kamis, 12 Juni 2025 bertempat di Balai Desa Tedunan, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak.

Acara ini dihadiri langsung oleh perwakilan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia serta Dinas Pertanian Kabupaten Demak. Kehadiran kedua instansi ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung program regenerasi petani dan pemberdayaan petani muda di daerah.

Dalam sampainnya, perwakilan dari Kementerian Pertanian menyampaikan pentingnya peran petani milenial dalam menghadapi tantangan pertanian modern, termasuk perubahan iklim, transformasi digital, dan kebutuhan pangan yang terus meningkat. Program BRIGADIR Pangan (Brigade Digital dan Inovatif untuk Ketahanan Pangan) menjadi salah satu strategi Kementerian Pertanian dalam mengintegrasikan teknologi dan inovasi ke dalam praktik pertanian generasi muda.

“Petani milenial adalah ujung tombak masa depan pertanian Indonesia. Melalui BRIGADIR Pangan, kita ingin mencetak generasi petani yang tidak hanya tangguh di lapangan, tetapi juga melek teknologi dan mampu berinovasi,” ujar salah satu narasumber dari Kementan.

Sementara itu, Dinas Pertanian Kabupaten Demak juga menyampaikan dukungannya terhadap program ini dan mengajak pemuda-pemudi lokal untuk aktif terlibat dalam sektor pertanian. Mereka juga menekankan bahwa pemerintah daerah siap memfasilitasi pelatihan, pendampingan, dan akses permodalan bagi petani milenial.

Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat, diharapkan kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan ekosistem pertanian yang berkelanjutan, inovatif, dan menarik bagi generasi muda.

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBD 2026 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 382.156.134,00 Rp 2.125.514.737,00
17.98%
Belanja
Rp 241.996.320,00 Rp 2.132.163.468,00
11.35%
Pembiayaan
Rp 194.498.731,00 Rp 6.648.731,00
2925.35%

APBD 2026 Pendapatan

Hasil Usaha Desa
Rp 3.066.934,00 Rp 19.350.000,00
15.85%
Hasil Aset Desa
Rp 0,00 Rp 252.000.000,00
0%
Dana Desa
Rp 224.073.600,00 Rp 373.456.000,00
60%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 0,00 Rp 95.646.737,00
0%
Alokasi Dana Desa
Rp 142.698.600,00 Rp 335.182.000,00
42.57%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp 0,00 Rp 70.500.000,00
0%
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota
Rp 12.317.000,00 Rp 978.180.000,00
1.26%
Bunga Bank
Rp 0,00 Rp 1.200.000,00
0%

APBD 2026 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 188.796.320,00 Rp 602.009.708,00
31.36%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 28.000.000,00 Rp 1.271.956.000,00
2.2%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Rp 4.400.000,00 Rp 125.800.000,00
3.5%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa
Rp 10.000.000,00 Rp 98.700.000,00
10.13%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 10.800.000,00 Rp 33.697.760,00
32.05%