You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Tedunan
Logo Desa Tedunan
Desa Tedunan

Kec. Wedung, Kab. Demak, Provinsi Jawa Tengah

Maju, Mandiri, Sehat dan Sejahtera -- selengkapnya... Pemerintah Desa Tedunan Kecamatan Wedung Kabupaten Demak

Tata Kelola Stok Lebih Rapi, KKN-T 88 Undip Bantu Distributor Tenun Desa Tedunan Susun Kartu Stok dan Data Stakeholder

M. Aufal Misyaq 14 Agustus 2026 Dibaca 4 Kali
Tata Kelola Stok Lebih Rapi, KKN-T 88 Undip Bantu Distributor Tenun Desa Tedunan Susun Kartu Stok dan Data Stakeholder

Demak – Mahasiswa KKN Tematik 88 Universitas Diponegoro (Undip) melaksanakan program Pembuatan Kartu Stok serta Pengumpulan Data Supplier dan Konsumen bagi Distributor Tenun di Desa Tedunan, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak. Kegiatan berlangsung mulai Selasa, 4 Agustus 2026 hingga Jumat, 14 Agustus 2026, dan dilaksanakan secara bertahap dengan metode door to door.

Program ini disusun oleh Syifaa' Meiliya Zaldy, mahasiswa KKN-T 88 Universitas Diponegoro dari Sekolah Vokasi Program Studi Manajemen dan Administrasi Logistik. Program ini bertujuan membantu distributor tenun mencatat pergerakan stok barang serta menyimpan data supplier dan konsumen secara lebih tertata.

Pendekatan door to door dipilih agar mahasiswa dapat memahami kondisi pencatatan yang selama ini dijalankan setiap distributor. Dengan mendatangi distributor satu per satu, mahasiswa dapat menyesuaikan kartu stok dan data stakeholder sesuai kebutuhan usaha masing-masing.

Dalam kegiatan tersebut, distributor tenun diperkenalkan dengan konsep kartu stok sebagai alat pencatatan barang masuk, keluar, dan sisa. Kartu stok membantu distributor mengetahui jumlah tenun yang tersedia tanpa harus menghitung ulang persediaan secara manual.

Kartu stok yang disusun memuat kolom jenis barang, keterangan berupa nama dan kontak konsumen, distributor, atau produsen, serta jumlah barang sisa, masuk, dan keluar. Kartu stok disediakan dalam dua bentuk, yaitu kartu fisik dan spreadsheet sederhana, agar distributor dapat memilih format yang paling sesuai dengan kebiasaan kerja mereka.

Selama pelaksanaan, mahasiswa menghadapi hambatan dalam menyesuaikan waktu dengan setiap distributor. Metode door to door membuat jadwal kunjungan bergantung pada ketersediaan waktu masing-masing pihak sasaran. Kondisi ini membuat proses pendampingan berlangsung lebih lama dari perkiraan awal.

Meski demikian, program berhasil diselesaikan dengan hasil yang jelas. Melalui kartu stok fisik maupun spreadsheet sederhana, stok tenun dapat terpantau dengan mudah. Data supplier dan konsumen yang tersusun rapi juga memudahkan distributor mencari informasi stakeholder saat dibutuhkan.

Melalui kegiatan ini, KKN-T 88 Undip berupaya mendorong distributor tenun Desa Tedunan agar memiliki sistem pencatatan stok dan data stakeholder yang lebih tertib. Sistem ini diharapkan terus digunakan secara berkelanjutan dalam kegiatan usaha sehari-hari.

Pada akhirnya, pencatatan stok yang rapi menjadi dasar pengelolaan usaha yang lebih baik. Distributor tenun memegang peran utama dalam menjaga kelengkapan data stok dan stakeholder. Dengan kartu stok dan data yang tersusun, Desa Tedunan diharapkan dapat mendorong usaha tenun yang lebih tertata dan mudah berkembang.

"Stok yang tercatat rapi adalah kunci usaha yang terkendali. Kartu stok dan data stakeholder yang lengkap membantu distributor tenun bekerja lebih efisien."

Penulis: Syifaa' Meiliya Zaldy 

Editor: Tim KKN-T 88 Universitas Diponegoro

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBD 2026 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 382.156.134,00 Rp 2.125.514.737,00
17.98%
Belanja
Rp 241.996.320,00 Rp 2.132.163.468,00
11.35%
Pembiayaan
Rp 194.498.731,00 Rp 6.648.731,00
2925.35%

APBD 2026 Pendapatan

Hasil Usaha Desa
Rp 3.066.934,00 Rp 19.350.000,00
15.85%
Hasil Aset Desa
Rp 0,00 Rp 252.000.000,00
0%
Dana Desa
Rp 224.073.600,00 Rp 373.456.000,00
60%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 0,00 Rp 95.646.737,00
0%
Alokasi Dana Desa
Rp 142.698.600,00 Rp 335.182.000,00
42.57%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp 0,00 Rp 70.500.000,00
0%
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota
Rp 12.317.000,00 Rp 978.180.000,00
1.26%
Bunga Bank
Rp 0,00 Rp 1.200.000,00
0%

APBD 2026 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 188.796.320,00 Rp 602.009.708,00
31.36%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 28.000.000,00 Rp 1.271.956.000,00
2.2%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Rp 4.400.000,00 Rp 125.800.000,00
3.5%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa
Rp 10.000.000,00 Rp 98.700.000,00
10.13%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 10.800.000,00 Rp 33.697.760,00
32.05%