Tedunan, Wedung, Demak – Tim KKN-T Undip melaksanakan kegiatan sosialisasi sebagai bagian dari program kerja di Desa Tedunan, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak. Kegiatan ini dilakukan secara langsung kepada pemerintah desa dan kelompok tani sebagai tindak lanjut dari hasil pemetaan dan kajian mengenai permasalahan tanaman padi, khususnya penyakit asem-aseman yang banyak ditemukan di Desa Tedunan.
Kegiatan sosialisasi dilakukan dengan pendekatan door to door sehingga materi dapat disampaikan secara langsung sekaligus memberikan ruang bagi petani untuk berdiskusi mengenai kondisi pertanian yang mereka hadapi. Materi yang diberikan mencakup penguatan informasi mengenai permasalahan asem-aseman, pencatatan kondisi usaha tani, kerugian petani, serta alternatif bahan dan pembuatan pupuk yang dapat dimanfaatkan dalam kegiatan budidaya.
Materi pertama disampaikan oleh Nadia Najwa Susiloningrum (Ilmu Pemerintahan) melalui sosialisasi policy brief mengenai strategi penguatan ketahanan produksi padi melalui penguatan kelembagaan dalam penanganan penyakit asem-aseman. Policy brief tersebut disusun berdasarkan hasil pemetaan dan wawancara dengan kelompok tani dan beberapa pihak terkait di Desa Tedunan. Penyampaian materi diarahkan untuk memberikan gambaran mengenai permasalahan yang dihadapi petani sekaligus menjadi bahan pertimbangan pemerintah desa dalam upaya penguatan pengelolaan pertanian di tingkat desa. Selanjutnya, Miftah Rayya Listianto (Agribisnis) memberikan edukasi mengenai pengisian buku saku pertanian. Buku saku tersebut dapat digunakan untuk membantu petani mencatat berbagai informasi terkait kegiatan budidaya, seperti pengeluaran, penggunaan sarana produksi, serta kondisi tanaman. Pencatatan diharapkan dapat membantu petani mengetahui kebutuhan dan biaya selama satu kali masa tanam secara lebih terstruktur.
Materi berikutnya disampaikan oleh Siti Herinda Deska Aprikania (Ekonomi) mengenai kerugian petani akibat asem-aseman. Berdasarkan hasil pendataan sebelumnya, gangguan tanaman tersebut dapat menyebabkan penurunan hasil panen sekaligus meningkatkan biaya yang harus dikeluarkan petani untuk penanganan. Melalui materi ini, petani diajak untuk memahami pentingnya mencatat perubahan hasil dan biaya produksi sebagai bahan evaluasi pada musim tanam berikutnya. Sementara itu, Rakha Anggara Putra (Biologi) menyampaikan materi mengenai bahan-bahan yang dapat dimanfaatkan dalam pembuatan pupuk. Materi diberikan untuk memperkenalkan alternatif bahan yang dapat digunakan dalam mendukung pemeliharaan tanaman dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia di sekitar lingkungan petani.
Materi terakhir disampaikan oleh Syafila Windy (Ilmu Komunikasi) mengenai cara pembuatan pupuk berbahan bambu atau PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria). Penyampaian dilakukan untuk memberikan pengetahuan praktis kepada petani mengenai pemanfaatan bahan yang mudah ditemukan sebagai salah satu alternatif dalam kegiatan budidaya tanaman.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, tim KKN-T 88 Undip tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membuka ruang diskusi dengan petani mengenai kondisi dan kebutuhan mereka. Kegiatan ini diharapkan dapat menambah pengetahuan petani serta menjadi salah satu upaya untuk mendukung penguatan produksi padi dan pencegahan gangguan tanaman di Desa Tedunan.
Penulis: Tim KKN Tematik 88 Undip
Editor: Tim KKN Tematik 88 Undip