TEDUNAN, DEMAK – Ketersediaan basis data fasilitas umum yang informatif dan terpetakan secara presisi memegang peranan krusial dalam mendukung kelancaran pelayanan publik serta perencanaan pembangunan infrastruktur desa. Menjawab kebutuhan tersebut, mahasiswa KKN Tim 88 Universitas Diponegoro merealisasikan program Pemetaan Fasilitas Umum Desa Tedunan Menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG).
Program ini digagas oleh Hasna’ Niyabah (mahasiswa Oseanografi FPIK Undip) melalui survei pemetaan langsung (ground check) di seluruh wilayah RW dan RT se-Desa Tedunan. Berbagai titik fasilitas publik diinventarisasi dan dicatat koordinatnya secara akurat, meliputi kantor balai desa, sarana ibadah (masjid dan mushola), fasilitas pendidikan (SD, madrasah, TPQ), hingga fasilitas layanan kesehatan (Poskesdes dan Posyandu).
Seluruh data atribut dan spasial tersebut kemudian diproses menggunakan perangkat lunak SIG dengan menerapkan tata naskah kartografi standar. Hasil akhir pemetaan disajikan dalam format peta cetak siap pajang dan peta digital yang informatif dan mudah dipahami oleh perangkat desa maupun masyarakat umum.
Dengan tersedianya peta fasilitas umum ini, Pemerintah Desa Tedunan kini memiliki rujukan visual terpadu untuk mengevaluasi pemerataan sarana publik, mempermudah mobilitas masyarakat/tamu desa, serta memperkuat perencanaan pembangunan desa berbasis data spasial yang akurat (spatial-based planning)