You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Tedunan
Logo Desa Tedunan
Desa Tedunan

Kec. Wedung, Kab. Demak, Provinsi Jawa Tengah

Maju, Mandiri, Sehat dan Sejahtera -- selengkapnya... Pemerintah Desa Tedunan Kecamatan Wedung Kabupaten Demak

Penyuluhan Diversifikasi Garam Lokal melalui Pengolahan Lanjutan Menjadi Produk Garam Krosok Vanila dalam Program KKN-T Tim 88 UNDIP di Desa Tedunan, Kabupaten Demak

M. Aufal Misyaq 22 Agustus 2026 Dibaca 4 Kali
Penyuluhan Diversifikasi Garam Lokal melalui Pengolahan Lanjutan Menjadi Produk Garam Krosok Vanila dalam Program KKN-T Tim 88 UNDIP di Desa Tedunan, Kabupaten Demak

Tedunan, Wedung, Demak – Luaran dari program penyuluhan diversifikasi garam lokal melalui pengolahan lanjutan menjadi “Garam Krosok Vanila” di Desa Tedunan, Kabupaten Demak, berupa peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah garam lokal menjadi produk yang memiliki nilai tambah. Melalui kegiatan penyuluhan dan praktik, masyarakat diperkenalkan pada tahapan pengolahan garam krosok dengan penambahan ekstrak vanila alami, mulai dari persiapan bahan, pencampuran, pengeringan, hingga pengemasan. Kegiatan tersebut juga menghasilkan prototipe produk Garam Krosok Vanila sebagai bentuk inovasi yang dapat dikembangkan berdasarkan potensi lokal Desa Tedunan.

Selain menghasilkan produk, program ini juga menghasilkan media edukasi mengenai diversifikasi dan pengolahan garam serta konsep branding dan pengemasan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat maupun UMKM setempat. Pengembangan Garam Krosok Vanila diharapkan mampu meningkatkan nilai jual garam lokal yang sebelumnya lebih banyak dipasarkan sebagai bahan mentah. Produk tersebut juga memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi peluang usaha baru yang dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Desa Tedunan.

Sebagai pendukung pengembangan produk, program “Sosialisasi Penyusunan Rencana Anggaran Usaha Produk Garam Krosok Vanila” memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya kelompok petani garam, mengenai pentingnya perencanaan biaya dalam pengembangan usaha. Masyarakat diperkenalkan pada berbagai komponen anggaran, seperti kebutuhan bahan baku, peralatan, kemasan, dan biaya operasional, serta cara sederhana menghitung perkiraan modal produksi. Kegiatan ini juga menghasilkan booklet panduan penyusunan rencana anggaran usaha yang dapat digunakan sebagai acuan dalam merencanakan kebutuhan biaya pengembangan produk.

Seluruh luaran program diharapkan dapat mendukung keberlanjutan pengembangan Garam Krosok Vanila sebagai produk berbasis potensi lokal Desa Tedunan. Materi dan hasil kegiatan juga dapat diakses melalui website profil garam Desa Tedunan yang dikembangkan bersama tim KKN. Dari sisi multidisiplin, program ini mengintegrasikan pemanfaatan sumber daya pesisir, pengolahan produk, kewirausahaan, perencanaan keuangan, pemasaran, dan desain produk. Dengan adanya pengetahuan, keterampilan, serta perencanaan anggaran yang lebih baik, masyarakat diharapkan mampu mengembangkan produk secara terarah, menyesuaikan skala produksi dengan modal yang tersedia, serta memperluas pemasaran sehingga Garam Krosok Vanila berpotensi menjadi salah satu produk inovasi atau produk unggulan Desa Tedunan.

 

Penulis: Edvandy Meiridian T, Surya A Sihotang

Editor: Tim KKN Tematik 88 Undip

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBD 2026 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 382.156.134,00 Rp 2.125.514.737,00
17.98%
Belanja
Rp 241.996.320,00 Rp 2.132.163.468,00
11.35%
Pembiayaan
Rp 194.498.731,00 Rp 6.648.731,00
2925.35%

APBD 2026 Pendapatan

Hasil Usaha Desa
Rp 3.066.934,00 Rp 19.350.000,00
15.85%
Hasil Aset Desa
Rp 0,00 Rp 252.000.000,00
0%
Dana Desa
Rp 224.073.600,00 Rp 373.456.000,00
60%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 0,00 Rp 95.646.737,00
0%
Alokasi Dana Desa
Rp 142.698.600,00 Rp 335.182.000,00
42.57%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp 0,00 Rp 70.500.000,00
0%
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota
Rp 12.317.000,00 Rp 978.180.000,00
1.26%
Bunga Bank
Rp 0,00 Rp 1.200.000,00
0%

APBD 2026 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 188.796.320,00 Rp 602.009.708,00
31.36%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 28.000.000,00 Rp 1.271.956.000,00
2.2%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Rp 4.400.000,00 Rp 125.800.000,00
3.5%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa
Rp 10.000.000,00 Rp 98.700.000,00
10.13%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 10.800.000,00 Rp 33.697.760,00
32.05%